Belakangan ini ada banyak sekali jam-jam unik dari hasil kolaborasi brand-brand ternama, seperti Bamford, Naoya Hida, Zenith, dan masih banyak lagi. Tak bisa dipungkiri bahwa jam-jam limited editions ini memang begitu unik, terlebih lagi bagi para fans yang memang mengikuti brand tersebut.

Salah satu kolaborasi yang menarik adalah Staple dan Fossil yang menghasilkan sebuah jam tangan dengan konsep earthy. Tak hanya soal warna saja, keseluruhan desain dihasi dengan elemen-elemen tanah dan batuan yang seolah membuat jam tangan ini baru saja digali dari dalam bumi.
Review Singkat Staple X Fossil Limited Edition
Hal pertama yang akan membuat mata terbelalak adalah box nya. Lain daripada yang lain, Anda akan disambut dengan box berbentuk oval seolah-olah seperti telur dinosaurus. Namun tenang saja, case nya tidaklah keras seperti batu. Kemasannya terasa lembut dan juga flexible, dan aman apabila terjatuh.

Nah barulah setelah membukanya, Anda bisa melihat jam tangan Sundial. Aksen khas yang disebut sebagai “sundial point” bisa langsung terlihat begitu Anda membuka “box” nya. Dan mungkin itulah kenapa Staple X Fossil datang dengan kemasan berbentuk telur, karena masih berkaitan dengan burung yang juga bertelur (walau tidak sebesar ini).
Untuk membukanya, tarik tali kecil di bagian samping. Begitu Anda memegang unit jam tanagnnya, Anda bisa langsung melihat three-handed dial, dan crystal yang memancarkan sesuatu. Ini adalah hologram bernentuk Staple Pigeon yang terlihat terbang.
Apa yang mungkin mengejutkan Anda tentang Staple x Fossil adalah bahwa ia memiliki movement otomatis di dalam casing (terlihat melalui exhibition caseback, yang di atasnya ada logo Staple Pigeon). Dengan brand Fossil, kita mungkin cenderung menganggapnya sebagai jam tangan quartz, tetapi mereka memang menempuh jalan mekanis.

Di satu sisi, ini hanyalah mashup lain dari apa yang beberapa orang anggap sebagai metode ketepatan waktu yang kuno. Casing flip-top nya mengingatkan pada pocet watch, dan tentu saja dilengkapi dengan movement automatic. Singkatnya, cara-cara lama dalam melakukan sesuatu (yang masih berfungsi sampai sekarang) terbungkus dalam tampilan dan nuansa yang sangat modern.
Jangan salah – di pergelangan tangan, Staple x Fossil jelas lumayan besar, karena ukuran casingnya 44mm dengan ketebalan 16.6mm, dari caseback hingga bagian atas flip-top (tidak termasuk titik sundial).

Dengan bagian dalam baja dan movement automatic, Anda mendapatkan jam tangan dengan berat total 106g, bahkan dengan strap yang berbahan dasar silikon. Tidak seberat jam tangan diving baja, tetapi tetap saja lumayan terasa. Namun, tampilan yang unik seolah membuat penguna rela untuk memakainya kemana saja.
Akankah kita menyebut Staple x Fossil sebagai pilihan jam tangan harian yang bagus? Tentu saja, mengingat dial dengan 3 hands di bawah flip top yang klasik memang cocok untuk segala situasi.

Namun, jam ini bisa dibilang memiliki tampilan yang sangat berani dan unik, yang membuat kami menganggapnya sebagai hal yang dipakai hanya sesekali saja. Tetapi mungkin saja ini hanyalah soal preferensi personal saja.
Jika Anda ingin memakainya sebagai jam tangan harian, silahkan saja. Seperti halnya jam tangan lainnya, jika Anda menyukainya, kami tentu akan mendukung Anda untuk memakainya.

Jika Anda menginginkan jam sundial untuk Anda pakai bergaya, Anda bisa mendapatkan Staple x Fossil ini seharga $280 langsung dari website official mereka.
* Sumber foto: www.fossil.com